Berwisata Sejarah di Candi Borobudur



 
Taken by Efi
Berwisata ke Jawa Tengah tak akan lengkap tanpa mengunjungi situs bersejarah warisan budaya Mataram Kuno yaitu Candi Borobudur. Candi Borobudur terletak di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi ini merupakan peninggalan kerajaan Mataram Kuno pada masa kejayaan Dinasti Syailendra. Di sini Anda akan disuguhi indahnya pemandangan pegunungan Menorah yang memiliki bentuk gunung seperti seseorang yang sedang tertidur dari arah timur hingga selatan dan pemandangan gunung Merapi dan Merbabu di sebelah barat dan utara. Semilir angin sore hari di candi Borobudur menambah nikmatnya berwisata di candi ini.
Tiket masuk wisata candi Borobudur sebesar Rp 30.000,00 bagi wisatawan domestik dewasa, dan Rp 12.500 bagi wisatawan domestik anak-anak.  Sedangkan bagi turis asing sebesar 15USD untuk dewasa, dan 8USD untuk anak-anak. Candi ini buka setiap hari pukul 06.00-17.00 WIB. Mulai berjalan menapaki  dari dasar candi kita akan menemukan filosofi setiap bagian Candi Borobudur. Candi Borobudur memiliki tiga tingkatan bagian yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Pada bagian kaki Candi yaitu lantai dasar melambangkan Kamadhatu, yang menggambarkan dunia yang masih dipenuhi oleh hawa nafsu. Bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang berfungsi untuk memperkuat konstruksi candi. Bagian kedua adalah empat teras yang membentuk lorong yang dindingnya dihiasi relief disebut Rupadhatu, yang menggambarkan dunia yang telah dapat membebaskan dari nafsu namun masih melihat rupa dan bentuk. Terakhir bagian lantai kelima hingga ketujuh dengan dinding tanpa relief disebut Arupadhatu, yang menggambarkan alam tertinggi dimana manusia sudah bebas dari segalan keinginan, bentuk dan rupa, namun belum mencapai nirwana atau surga.
Mengunjungi Candi Borobudur tak ubahnya belajar warisan sejarah negeri ini. Candi Borobudur dibangun  sekitar abad ke-9 atau 800 Masehi oleh Raja Samaratungga dari wangsa Syailendra. Candi ini bercorak Budha Mahayana, dengan arsitektur dari India yaitu Gunadharma. Arti nama Borobudur adalah biara di perbukitan, yang berasal dari kara bara (candi atau biara) dan beduhur (perbukitan atau tempat tinggi) dalam bahasa Sansekerta. Dahulu, Candi Borobudur pernah tertutup tanah vulkanik letusan gunung Merapi dan akhirnya ketika tahun 1814 saat Inggris menduduki Indonesia, Sir Stamford Raffles memerintah H.C Cornelius seorang insinyur Belanda untuk menyelediki penemuan benda purbakala raksasa di bukit yang dipenuhi semak dan belukar, dan akhirnya ditemukan kembali warisan budaya dunia Candi Borobudur.
Tak lengkap jika kita mengunjungi Candi Borobudur namun tak berbelanja. Di pelataran pintu keluar candi Borobudur Anda dapat puas berbelanja pakaian, makanan, souvenir dengan harga yang cukup terjangkau. Jadi sudah siapkah Anda berwisata sambil menambah khasanah ilmu?

Comments

Popular posts from this blog

Biologi Tanah Observasi dan Identifikasi Mikrofauna, Mesofauna, dan Makrofauna Tanah, serta Identifikasi Cacing Tanah

Biologi Tanah PENGAMBILAN CONTOH TANAH DAN OBSERVASI FISIKOKIMIA TANAH

Biologi Perkembangan Tumbuhan : Perkecambahan Serbuk Sari